Ketupat pribumi yang dibalut dengan daun kelapa muda memang nikmat. Tapi untuk beberapa orang khususnya yang bermukim di rantau ketupat daun kelapa ibarat khayalan semata sebab susah didapat. Solusinya ya menciptakan ketupat dengan bungkus plastik daripada tidak terdapat sama sekali. Di Indonesiapun bila sedang kepepet, saya pun sering menciptakan ketupat dalam plastik demi dalil kepraktisan he he.
Membuat ketupat dalam plastik sebetulnya tidak susah justeru sangat gampang, tentunya untuk yang telah punya jam terbang tinggi. Tetapi untuk yang baru belajar dapat saja merasakan kegagalan karena sejumlah faktor: Metode memasak, jenis beras atau banyaknya isi. Ketiganya ialah faktor urgen yang menilai keberhasilan penciptaan ketupat. Memang kelihatan simpel tetapi kalau metodenya tidak tepat, ketupat kamu akan berbentuk keras dan berbutir-butir atau bubur encer yang berbulir-bulir.
Catatan: Ketupat plastik dikatakan sukses jika ketika matang bentuknya sudah serupa ketupat: padat dan kenyal bukan laksana bungkusan bubur encer, empuk atau berair. Ada argumen yang mengatakan kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik disimpan dalam kulkas agar ketupat mendingin dan mengeras. Lupakan teori tersebut, sebab menyesatkan !!. Ketupat yang lembek dan berair tak bakal mengeras meski kamu simpan dalam kulkas sekitar 2 hari. Tapi tidak boleh keburu fobia he he. Jika kamu ikuti tips dan step by step teknik pembuatan ketupat dengan benar saya yakin kamu akan sukses ;-)
TIPS PENTING: Untuk kamu yang bermukim di LN, tidak boleh memakai beras import kualitas bagus laksana Jasmine Rice/Scented Rice. Beras2 ini sengaja didesain guna dimasak dengan tidak banyak air, masa-masa singkat dan bentuknya tetap cantik berbutir-butir sesudah dimasak. Kalau kamu pilih beras ini untuk menciptakan ketupat saya jamin ketupat bakal ancur2an, bila nggak keras berbutir-butir ya selesai seperti bubur encer yang berbulir-bulir. Prinsip penciptaan ketupat: Beras kualitas sedang dan murah menghasilkan ketupat yang lebih baik sebab beras jenis ini dapat mengembang sekaligus menyatu/merekat satu sama lain. Saran saya lebih baik gunakan beras patah atau beras panjang biasa. Kalau kepepet gunakan Boiled-in Bag Rice/Reisbeutel yang regular parboiled, bukan precooked atau easy-cook dan masak dengan teknik yang sama dalam resep ini.
Last but not least thx & credits goes to Yani & Liza, my best friends & ex-colleagues rekan setia bereksperimen di lokasi kerja plus di dapur, in Batam Island many years back ;-)
Bahan guna 1 Ketupat dalam Plastik:
150 gr beras kualitas sedang, cuci bersih
1 kantong plastik tahan panas yang agak tebal ukuran 15 cm x 17 cm
air secukupnya
sejumput garam (jika suka)
Catatan Khusus:
Jika kamu ingin ketupat yang agak besar, gunakan plastik ukuran 18 x 20 cm, isi sejumlah 225 gr beras.
Kelebihan 2cm panjang plastik guna dilipat dan selanjutnya lipatan di-lem/di-seal atau dilaminating sampai-sampai menghasilkan bungkusan berbentuk bujur sangkar sebesar 15cm x15cm atau 18 cm x 18 cm.
Saya sengaja tidak menggunakan ukuran beras dengan istilah 1/3 atau 1/2 volume plastik sebab ukuran tsb relatif dan subyektif, sulit diaplikasikan untuk pemula yang akan menciptakan ketupat kesatu kali.
Cara Membuat:
Ukur plastik sebesar 15 cmx 17 cm (untuk 150 gr beras) atau 18 cm x 20 cm (untuk 225 gr beras).
Potong atau gunting plastik cocok ukuran andai perlu. Jangan lupa pisahkan 2 cm lebih panjang guna dilipat dan dilem.
Lem/seal bungkus plastik dengan teknik lewatkan lipatan pada api atau lilin dari ujung ke ujung dengan cepat. Lipatan bakal meleleh dan otomatis tertutup/sealed. (Lihat Gambar)
(Cara ini serupa proses laminating hanya dilaksanakan secara manual. Note: Hati2 dengan jari kamu jangan hingga keslomot api :-).
Cuci beras, tiriskan dan masukkan isi ke dalam plastik cocok ukuran. Beri tidak banyak garam bila kamu suka.
Lem plastik dengan teknik yang sama sampai-sampai terbentuk bungkusan berbentuk bujursangkar.
Lubangi plastik dengan teknik ditusuk garpu 5 kali secara merata di masing-masing sisi. Jangan dilubangi terlalu tidak sedikit krn mengakibatkan terlalu tidak sedikit air yang masuk sampai-sampai ketupat jadi lembek.
Panaskan air sebanyak barangkali ke dalam panci ukuran besar (kurang lebih 3/4 volume panci) dengan api maksimum. Tunggu hingga mendidih.
Setelah air mendidih, masukkan bungkusan plastik. Tutup panci dan masak sekitar 30 menit.
(Jangan memasukkan bungkusan plastik bareng air dingin atau sebelum air mendidih, sebab akan menyerap air terlalu tidak sedikit sementara beras belum mengembang. Hasilnya Ketupat bakal lembek dan berair).
Intip selama 15 menit sesudah perebusan, plastik bakal menggembung laksana terlihat dalam gambar.
Setelah 30 menit, bungkus plastik bakal tenggelam sebab beras telah mulai menyerap air dan mulai mengembang.(lihat gambar)
Kecilkan api tidak banyak antara panas sedang dan tinggi dan lanjutkan merebus sekitar 1 jam hingga bungkusan matang dan benar2 terbenam ke dasar panci.
Jaga supaya semua bagian ketupat tidak jarang kali terendam air dan tambahkan air mendidih masing-masing kali air mulai menyusut.
(Kekurangan air mengakibatkan tekstur ketupat berbutir laksana nasi/tidak halus menyatu).
Jika telah matang, letakkan di saringan, rebahkan ketupat pada lubangnya supaya keunggulan air keluar.

Posting Komentar